Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Studi: Asap Rokok Bisa Sebabkan Kanker pada Binatang Piaraan

19.52 0
Studi: Asap Rokok Bisa Sebabkan Kanker pada Binatang Piaraan - Merokok ternyata tak saja membahayakan kesehatan manusia, tetapi juga binatang yang terpapar oleh asapnya, demikian hasil riset sejumlah ilmuwan di University of Glasgow, Skotlandia.



Dalam risetnya para ilmuwan itu menemukan bahwa binatang piaraan yang hidup dalam lingkungan yang penuh asap rokok, lebih rentan mengalami masalah kesehatan seperti kanker, kerusakan sel, dan penambahan berat badan yang berlebih.

"Para pemilik binatang piaraan sering tak mengira bahwa rokok bisa memengaruhi kesehatan piaraan mereka," kata Clare Knottenbelt, pakar kesehatan dan kanker hewan, yang menggelar riset itu.

"Riset kami menemukan bahwa paparan asap bisa punya dampak langsung terhadap binatang. Bisa merusak sel, membuat berat badan bertambah, dan meningkatkan risiko beberapa jenis kanker," imbuh dia.

Uniknya dalam riset itu juga ditemukan bahwa kucing lebih rentan terserang penyakit akibat rokok dibandingkan anjing. Tetapi anjing yang telah dikebiri akan lebih rentan menjadi gemuk jika terpapar asap rokok.

Riset Knottenbelt dkk ini rencananya akan diterbitkan dalam jurnal ilmiah di 2016. (Berhenti Merokok)

Berhenti Merokok, Manfaatnya Langsung Terasa

22.52 0
Berhenti Merokok, Manfaatnya Langsung Terasa - Merokok itu berbahaya, bukan hanya karena berhubungan dengan kanker paru, tapi juga karena merokok adalah faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskuler. Akibat buruk yang kumulatif karena rokok seharusnya jadi alasan yang tepat untuk berhenti merokok.

Meski Anda sudah jadi perokok cukup lama, berbagai penelitian menegaskan, masih ada kemungkinan pemulihan kerusakan akibat merokok sebelumnya.



Dalam sebuah penelitian terhadap 1.500 perokok, diketahui setahun setelah berhenti merokok, terjadi perbaikan pada pembuluh arteri yang disebabkan oleh asap rokok yang terhirup. Ini berarti, risiko terkena penyakit jantung koroner ikut menurun.

Meski para perokok yang sudah berpisah dari rokok tersebut mengalami sedikit kenaikan berat badan, sekitar 4 kg, diketahui kadar kolesterol baik dalam darah ikut meningkat. Demikian menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology.

Penelitian lain menunjukkan, setelah 15 tahun berhenti merokok, risiko Anda untuk terkena penyakit jantung hampir sama dengan mereka yang tidak pernah merokok.

Risiko untuk menderita penyakit-penyakit lain, seperti bronkitis, emfisema, dan kanker, juga berkurang. Selain itu, Anda juga akan tampak dan merasa lebih muda, selain lebih bersemangat, lebih tahan, lebih kuat, dan keriput Anda berkurang.

Inilah serangkaian perubahan tubuh yang akan terjadi begitu Anda memutuskan mematikan rokok 20 menit lalu. Perubahan yang baik untuk kesehatan ini akan berlanjut terus.
  • 20 menit setelah berhenti merokok, denyut jantung menurun.
  • 12 jam sesudahnya, kadar karbon monoksida dalam darah turun hingga menjadi normal.
  • Dua minggu hingga 3 bulan setelah berhenti, risiko serangan jantung mulai turun. Fungsi paru mulai membaik.
  • 1-9 bulan setelah berhenti, keluhan batuk-batuk dan sulit bernapas mulai berkurang. @Kompas.com (Berhenti Merokok)